SMKN 21 JAKARTA, UNGGUL, BERKARAKTER BANGSA, MANDIRI, IMAN & TAQWA BERRWAWASAN NASIONAL

TITIK KRITIS PRODUK KONSUMSI HARIAN UMAT!!!

Posted by Bustamam on June 3, 2009

Oleh : Mulyorini Rahayuningsih Hilwan

work Shp 3Perkembangan ilmu dsn teknologi pangan masa kini membuat manusia tidak tahu persis asal-usul bahan makanan yang dikonsumsinya. Hal ini dikarenakan komposisi/ingredient yang sangat kompleks atau banyaknya bahan tiruan yang dapat dibuat oleh manusia. Sebagai contoh, bila kita makan permen rasa jeruk, belum tentu terdapat jeruk asli dalam permen tersebut. Karena saat ini manusia dapat membuat tiruan rasa jeruk yang rasanya sangat mirip jeruk asli. Dalam Al-Qur’an telah disebutkan bahwa pada dasarnya segala sesuatu itu halal kecuali yang disebutkan secara khusus dalam Al-Qur’an. Artinya yang halal itu sudah jelas dan yang haram itu juga sudah jelas. Tetapi bagaimana dengan perkembangan ilmu pangan yamng membuat kita tidak tahu asal-usul bahan makanan? Dalam hukum agama islam juga tidak tahu, maka hukumnya menjadi syubhat. Untuk sesuatu yang syubhat, maka kita harus mencari tahu tentang asal-usul bahan makanan atau perlu belajar tentang pengetahuan bahan makanan atau perlu belajar tentang pengetahuan bahan pangan dan kosmetika terutama yang kita konsumsi sehari-hari.

HALAL/HARAM BERDASARKAN AL-QUR’AN

Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah:168, Allah berfirman: “Hai sekalian umat manusia, makanlahdari apa yang ada di bumi ini secara halal dan baik. Dan janganlah kalian ikuti langkah-langkah syetan. Sesungguhnya ia adalah musuh yang nyata bagi kalian”.

Halal dalam hal ini dapat bermakna dari:

  1. Dzat(bahan)nya (ini yang akan kita bahas kali ini)
  2. Cara perolehannya: tidak dari hasil mencuri, korupsi, suap, menipu, menjual barang haram, dll (Al-Baqarah:172)

Sedangkan baik atau thoyyib artinya sehat, bersih, aman (tidak mengandung zat berbahaya), bergizi (mengandung zat yang bermanfaat bagi tubuh), jumlah seimbang (cukup, tidak berlebihan).(Al-A’raf:157) yang berbunyi: “Dia (Allah) menghalalkan kepada mereka segala yang baik dan mengharamkan kepada mereka segala yang kotor”.

Jika kita simak (Al-Baqarah:172-173): “Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepadaNya kalian menyembah.Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagi kalian bangkai, darah, daging babi dan binatang yang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa dalam keadaan terpaksa, sedangkan dia tidak berkehendak dan melampaui batas, maka tidaklah dia berdosa. Sesunguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih”.

Dan (Al-Anam:145): “Katakanlah, saya tidak mendapat pada apa yang diwahyukan kepadaku sesuatu yang diharamkan bagi yang memakannya kecuali bangkai, darah yang tercurah, daging babi karena ia kotor, atau binatang yang disembelih dengan atas nama selain Allah. Barangsiapa dalam keadaan terpaksa, sedangkan dia tidak berkehendak dan melampaui batas, maka tidaklah dia berdosa. Sesunguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Pengasih”.

Kata “hanya” mengandung makna yang diharamkan hanya sedikit, lebih banyak yang halal, bahkan dalam keadaan terpaksa boleh asal tidak berlebihan. Hal ini menunjukkan bahwa Allah Maha Pemurah. Oleh karena itu manusia harus senantiasa bersyukur kepada Allah.

Ayat lain yaitu (Al-Maidah:3): Diharamkan bagi kalian bangkai, darah, daging babi, hewan yang dicekik dengan atas nama selain allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas kecuali kalian yang sempat menyembelihnya. Dan diharamkan pula bagi kalian binatang yang disembelih di sisi berhala.” Dan (Al-Maidah:90-91): “ Wahai orang-orang yang beriman sesungguhnya meminum khamar, berjudi, berkorban untuk berhala, mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan syetan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kalian mendapatkan keberuntungan. Sesungguhnya syetan itu hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kalian lantaran meminum kahmar dan berjudi menghalangi kalian dari mengingat Allah dan sholat, maka apakah kalian berhenti dari mengerjakan pekerjaan itu.”. Allah menyampaikan alasan mengapa harus  meninggalkan khamar dan judi yaitu agar manusia mendapat keberuntungan, agar terhindar dari permusuhan dan kebencian, serta agar tidak lupa akan mengingat Allah dan sholat. Ayat tersebut juga menguatkan perintah Allah dalam Al-Baqarah 168 yaitu manusia hendaknya jangan mengikuti langkah syetan, karena syetan adalah musuh yang nyata. Mengingatkan kisah Ibu Hawa yang tergelincir oleh bujukan syetan dari makanan (buah khuldi). Hal ini menggambarkan bahwa manusia mudah sekali digoda oleh syetan dari aspek makanan.

APA YANG DISEBUT HALAL DAN APA YANG DISEBUT HARAM?

HALAL : berarti boleh, kebanyakan makanan atau apa-apa yang diciptakan oleh Allah boleh digunakan/dimakan oleh manusia kecuali yang disebutkan khusus dalam al-Qur’an atau Hadits.

HARAM : adalah sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT untuk dilakukan/dimakan dengan larangan yang tegas. Setiap orang yang menentangnya akan berhadapan dengansiksaan Allah di akhirat. Bahkan terkadang juga terancam sanksi syari’ah di dunia ini.

Yang haram yaitu :

  1. Binatang haram (babi, hewan bertaring, hewan yang hidup di dua alam, hewan untuk sesajen, hewan yang menjijikkan) dan turunannya
  2. Bangkai dan turunannya (kecuali bangkai ikan)
  3. Darah
  4. Khamar (minuman beralkohol dan sejenisnya)
  5. Bagian dari tubuh manusia (plasenta, sistein dari rambut, dll)
  6. Berjudi, mengundi nasib dengan anak panah

Mengapa babi haram?

Ilmu pengetahuan maupun fakta masa kini ternyata telah menjawab pertanyaan mengapa babi haram, yaitu :

  • Babi pada umumnya hidup di tempat kotor. Dan dari tempat kotor babi adalah sumber cacing pita, juga menjadi awal penyebaran virus H5N1 (flu burung) ke manusia, serta H1N1 (flu babi).
  • System biokimia babi mengeluarkan hanya 2% dari seluruh kandungan uric acidnya sedangkan 98% sisanya tersimpan dalam tubuhnya. Hal ini bias menyebabkan asam urat.
  • Karena bentuk lehernya yang sedemikian rupa, babi sullit disembelih dengan cara islami (yaitu pada tiga urat leher dimana darah dapat keluar dengan sempurna). Daging sembelihan yang masih banyak mengandung darah akan cepat busuk dan tidak baik untuk kesehatan (oleh karena itu binatang yang tercekik, dipukul, jatuh, ditanduk, diterkam binatang buas adalah haram: Al-Maidah;3 kecuali sempat disembelih sewaktu masih hidup)

Lalu darah, mengapa haram? Itu karena darah adalah tempat berbagai bibit penyakit yangmenyerang tubuh manusia (virus, endapan lemak, asam urat, dll).  Ingat banyak penyakit yang diperiksa melalui test darah, misalnya kolesterol, HIV, hepatitis, dll. Betapa hukum Allah sangat menjangkau seluruh masa (masa lalu, masa kini, dan masa depan).

FATWA MUI TENTANG KHAMAR DAN ALKOHOL (ETHANOL)

Khamar

  • Segala sesuatu yang memabukkan dikategorikan sebagai khamar.
    • Minuman yang mengandungnminimal 1% alkohol (ethanol), dikategorikan sebagai khamar.
    • Minuman yang dikategorikan sebagai khamar adalah najis.
    • Minuman yang diproduksi dari proses fermentasi yang mengandung kurang dari 1% alkohol (ethanol), tidak dikategorikan khamar tetapi haram untuk dikonsumsi.

Ethano (Alkohol)

  • Ethanol yang diproduksi dari industri bukan khamar hukumnya bukan najis atau suci (sehingga bias digunakan sebagai desinfektan, pencuci luka operasi, dll).
  • Penggunaan ethanol yang berasal dari industri bukan khamar di dalam produksi khamar diperbolehkan, selama tidak terdeteksi pada produk akhir.
  • Penggunaan ethanol yang berasal dari industri khamar tidak diperbolehkan.

Alkohor sebagai pelarut (missal obat batuk) jika bukan berasal dari industri khamar dan suadah diuapkan hingga habis. Bir yang mengandung 0% alkohol  (zero alcohol) hukumnya tetap haram (aspek pencegahan agar muslim tidak menyukai rasa bir).

MENCERMATI/MEMILIH MAKANAN HALAL/HARAM :

Bagaimana cara kita memilih produk konsumsi harian yang halal?

  1. Perhatikan logo halal. Pemerintah Indonesia dalam UU Pangan mengatur bahwa produsen boleh mencantumkan logo halal bila telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI ( tapi hati-hati, ada juga yang mencantumkan sendiri karena merasa produknya halal).
  2. Teliti dan cermat dalam memmbaca/mengetahui komposisi (ingredient) makananyang kita beli. Ini dapat kita ketahui pada bungkus/kemasan makanan.
  3. Mengetahui sumber bahan yang tertera dalam komposisi tersebut (apa ada kemungkinan dari bahan yang haram) (Contoh Tabel 1 dan Tabel 2).

Tabel 1

Beberapa contoh komposisi bahan makanan yang mungkin terdapat pada produk konsumsi harian yang harus dicermati.

No. Komposisi (Ingredient) Titik Krisis

Keharaman

Produk Konsumsi

Harian

1 Angciu Termasuk khamar (jelas haram) Tumisan pada makanan ala China
2 Arak/Anggur Termasuk khamar (jelas haram) Tumisan pada makanan ala China, steak
3 Aspartam Dibuat dari asam amino fenilalanin dan asam aspartat (perlu diketahui sumbernya) Pemanis rendah kalori dan produk diet
4 Emulsifier (pengemulsi) Sumbernya apakah dari hewan atau tumbuhan?

(umumnya turunan lemak

Biskuit, roti, es krim, mayonnaise, salad dressing, dll
5 Flavor (perisa/aroma) Komposisi dan bahan penyusun flavor, pelarut flavor Permen, biskuit, bumbu mie instan, sirup, jus, minuman bersoda, dan hamper banyak makanan/minuman yang ada sekarang
6 Gelatin Umumnya bersumber dari tulang, jaringan, atau kulit hewan/ikan, sehingga harus diketahui sumber hewan dan cara penyembelihannya Kapsul, permen lunak, es krim, produk jelly, marshmallow, dll
7 Keju (Cheese) Bahan penggumpal susu menjadi keju (bias dari asam atau enzim) Enzim bias berasal dari lambung hewan seperti babi atau sapi, juga dari tanaman atau dari mikroba

Hasil samping produksi keju adalah laktosa, whey, dll

Biskuit, roti, dll
8 Kaldu Sapi/Ayam Cara penyembelihan sapi/ayam Bumbu (seasoning), flavor, bumbu kaldu, bumbu dalam mie instan, dll
9 Laktosa Merupakan hasil samping produksi keju sehingga harus tahu sumber enzim penggumpal susu menjadi keju Susu formula, biskuit, filler untuk vitamin, premix, flavor, dll
10 Mono/digliserida Adalah turunan lemak, jadi sumber lemaknya harus diketahui Biskuit, roti, dll
11 Penyedap rasa (Monosodium Glutamat/Mononatrium Glutamat) Adalah produk microbial, perlu diketahui bahwa media untuk pertumbuhan bakteri penghasil MSG harus tidak haram dan najis Bumbu (seasoning), flavor, bumbu kaldu, produk daging olahan, bumbu dalam mie instan, dll
12 Ribotide (I+G)

(Dinatrium inosinate dan guanilate)

Adalah produk microbial, perlu diketahui bahwa media untuk pertumbuhan bakteri penghasil dinatrium inosinate dan guanilate harus tidak haram dan najis Bumbu (seasoning), flavor,  bumbu dalam mie instan, dll
13 Rhum Termasuk khamar (jelas haram) Bakery (black forest), vla dalam kue sus, dll
14 Selongsong Sosis (Casing sosis) terutama yang dapat dimakan (edible casing) Sumber collagen (jaringan pada kulit hewan + polymer (turunan kayu) + gliserin (turunan minyak/lemak)) Sosis
15 Shortening Umumnya adalah minyak/lemak (jadi sumbernya harus jelas apakah dari hewani atau nabati) Biskuit, roti, dll
16 Sistein Bisa berasal dari rambut manusia, bulu unggas , atau mikroba. Menurut fatwa MUI bagian tubuh manusia adalah haram Pengembang roti, flavor
17 Taurine Bisa berasal dari empedu tapi kebanyakan dibuat secara sintetik kimia, jadi taurine yang digunakan pada minuman berenergi bersertifikat halal MUI berarti halal Minuman berenergi
18 Tepung terigu Terigu berasal dari gandum yang pada dasarnya halal, tapi di Indonesia, terigu harus ditambah vitamin. Vitamin dapat berasal dari hewan serta harus diketahui persis sumbernya serta sering tidak stabil sehingga harus disalut dengan gelatin Biskuit, roti, dll
19 Whey Merupakan hasil samping produksi keju sehingga harus tahu sumber enzim penggumpal susu menjadi keju Sirup, roti, minuman, biskuit, dll
20 Mentega/margarin (Butter/Roombutter) Adalah lemak susu yang diolah menjadi mentega. Dalam produk ini kadang ditambah perisa (flavor) yang harus diketahui asal-usulnya Kue kering lebaran, biskuit, olesan untuk makan roti, dll
21 Gula Pasir Dibuat dari nitra tebu yangdimurnikan dan diputihkan.Perlu diketahui bahan pemutihnya karena bisa berasal dari karbon aktif yang mungkin berasal dari tulang. Sirup, roti, minuman, biskuit, dll
Dan lain lain

Tabel 2

Beberapa Contoh Ingridient dalam kosmetika

No. Komposisi (Ingredient) Titik Krisis

Keharaman

Produk yang digunakan sehari-hari
1 Alantoin Bisa daari produk metabolisme hewan Krim pelembab (status najis)
2 Elastin Sumber (bisa dari jaringan hewan) Produk perawatan kulit, rambut
3 Gliserin Turunan minyak/lemak (perlu diketahui sumbernya dari hewan atau tanaman) Lipstick, pelembab bibir, lotion, dll
4 Kolagen (Collagen) Berasal dari jaringan kulit hewan Lipstick
5 Minyak/lemak Dari manusia tidak boleh, jika dari hewan statusnya najis Sabun
6 Plasenta Adalah lemak hewani (sapi) Kosmetik peremajaan kulit, dll
7 Tallow Sabun pencuci
Dan lain-lain

PENUTUP

Tips yang dianjurkan dalam mengkonsumsi produk harian adalah :

  1. Jangan lupa membaca Bismillah sebelum mengkonsumsi/menggunakan produk makanan, minuman, obat, kosmetika
  2. Gunakan produk yang bersertifikat halal MUI. Seluruh produk yang beredar di Indonesia yang sudah bersertifikasi halal MUI dimuat di jurnal halal LPPOM MUI (terbit 2 bulan sekali) atau dapat diakses di :

Website : www.halalmui.or.id atau bertanya melalui

E mail : halalmui@indo.net.id atau halalmui@indosar.net.id

  1. untuk produk sembelihan, cari penyembelih/penjual muslim. Jika tidak yakin, sembelihkan pada orang yang kita yakini dapat menyembelih sesuai syariat Islam
  2. Hati-hati terhadap produk impor
  3. Jika ragu-ragu terhadap suatu barang, maka meninggalkannya akan lebih baik karena telah tercegah untuk jatuh ke arah haram.

Wallahu’alam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: