Posted by AGPAI on January 7, 2010
Ulangan tahun LPPOM MUI,dengan tema” Penguatan Sistem Sertifikasi Halal di Indonesia Sebagai rujukan internasionanal”
MUI adalah merupakan lembaga yang peduli tentang kesejahteraan umat , lahir batin , makanan yang dimakan akan berpengaruh terhadap jiwa seseorang yang memakannya, karena itu MUI membuat setrtifikat halal partner dari Lembaga Fatwa MUI
Acara ini dihadiri KH Mahrus Amin (MUI) , Ormas Islam, KADIN Pusat, API (Asosiasi Produk Halal Indonesia)AGPAII DKI Jakarta Departemen Agama RI.
Acara ini dibuka dengan pembacaan ayat Suci Al-Qur,an
1.Sambutan: Direktur; lppom IR lukmanul Hakim,
LPPOM adalah merupakan anak dari MUI yang bertugaskan untuk meneliti tentang makanan yang halal khusus untuk Indonesia dan menjadi standar halal Indonesia, Asean dan internasional.
Standar halal ini mendapatkan respon positif, dari Asean menuju standar Internasional.
Read the rest of this entry »
Posted in berita | Tagged: ULTAH mui | Leave a Comment »
Posted by AGPAI on January 5, 2010
SEJARAH AGPAII Terdapat beberapa problema yang mendera Pendidikan (Agama) Islam, sejalan dengan itu,kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi yang semakin pesat dengan segala dampak ikutannya, semua itu membawa tantangan tersendiri terhadap fenomena kehidupan beragama. Sebab itu, setiap Guru Pendidikan Agama Islam (GPAII) dituntut untuk dapat berperan secara aktif dalam menampilkan nilai-nilai agama yang dinamis, damai, toleran, dan inklusif, sehingga mampu mengarahkan berbagai kemajuan juga tantangan zaman yang dihadapinya.
Sementara itu, setelah diundangkannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pedidikan Nasional dan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, memberikan tantangan sendiri bagi setiap guru, termasuk GPAI dalam mengemban profesinya sebagai pendidik yang profesional. Begitu juga, bidang lain yang harus segera diselesaikan, misalnya tentang kualifikasi pendidikan sebagai bagian dari sertifikasi dan pengaturan angka kredit bagi jabatan guru, semua itu menuntut adanya peningkatan kompetensi/kemampuan Guru Pendidikan Agama Islam agar lebih professional dalam berkarya dan berprestasi dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari.
Read the rest of this entry »
Posted in berita | Tagged: AGPAII | Leave a Comment »
Posted by AGPAI on December 27, 2009
“Peningkatan Kemampuan Dakwah Sebagai Wujud Komitmen Para Da’i Indonesia”
Dahulu kurang lebih 700 tahun dunia dipimpin oleh Islam, sekarang Islam menjadi pesakitan/terpuruk/ terbelakang. Solusinya kita berdakwah tidak beruswah / ittiba dengan Rasululloh (Hayatur Rasul kulluha da’wah) Kehidupan Rasululloh seluruhnya Dakwah, termasuk 26 kali perang Rasululloh memimpin perang.Dakwah yang kita lakukan sekarang adalah Dakwah Parsial.Seharusnya kita kembali ke Dakwah Rasululloh.
Dakwah adalah sebuah kegiatan yang berdimensi luas yang dibawa oleh para wali Gujarat.Dakwah sekarang masih hanya sekitar kaum muslimin saja. Dakwah bukan kegiatan sporadis tetapi harus terarah. Akhlaq para aktivis Dakwah perlu dirapikan. Pergeseran nilai di masyarakat sangat cepat, di Era Globalisasi sekarang adalah Krisis Akhlaq.
Dalam berdakwah kita harus mempunyai konsep, diantaranya adalah:
1. Himayatul Ummah (menjaga umat)
2. Taqwiyatul Ummah (pemberdayaan umat)
3. Tauhidul Ummah (menyatukan umat)
Read the rest of this entry »
Posted in berita | Tagged: AGPAII | Leave a Comment »
Posted by AGPAI on December 3, 2009
Di Indonesia, apa yang saya rasakan adalah pelajaran di sekolah hanya sekedar teori untuk dihapalkan, bukan diamalkan melalui perbuatan dan perkataan. Di sekolah kita diajarkan motto: Kebersihan pangkal kesehatan. Tapi ya, sebatas kata-kata indah.
Setiap hari, saya berangkat dan pulang kerja naik KRL ekonomi jurusan Jakarta-Serpong. Dan tiap pagi dan sore saya menjumpai beraneka pasangan orang tua yang berpergian bersama anaknya yang masih balita. Hal yang membuat saya jengkel adalah tiap kali mereka makan, mereka membuang sampah makanannya tersebut ke kolong kursi. Selalu seperti itu. Berharap ada pengemis yang selalu menyapu kereta agar membersihkannya.
Karena si ibu melakukan hal seperti itu, maka si anak pun menirunya: menyingkirkan sampah dari pandangan ke kolong kursi kereta. saya yakin, tidak hanya di kereta. Di mana pun mereka berada, mereka pasti menemukan tempat untuk menyembunyikan sampahnya, entah di pojokan, di kolong jembatan, di got, di kali, dan bahkan di laut.
Di agama, kita juga diajarkan kebersihan. Islam mengajarkan berwudhu sebelum sholat. Tujuan berwudhu adalah mensucikan diri. Tapi ya, karena nalar orang-orang cuma sebatas mensucikan diri, ya hanya sampai di situ kebersihannya. Padahal, bersuci dengan membasuh bagian-bagian tubuh adalah mengingatkan kita atas segala perbuatan yang dikerjakan mulut, tangan, telinga, pikiran, dan kaki kita. Apakah tadi kita sudah menyakiti lingkungan atau tidak, apakah tadi kita sudah menyakiti perasaan orang di sekitar kita karena kita telah membuang sampah sembarangan.
Ya begitulah. Bangsa kita sangat perlu pelajaran moral yang lebih serius, bukan sekedar berkutat dengan teori dan hapalan Pancasila, hapalan ayat-ayat suci dan artinya, tapi tidak tahu bagaimana mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Posted in Artikel | Tagged: budaya, pendidikan, sampah | Leave a Comment »
Posted by AGPAI on November 18, 2009
Dari 9 (sembilan) mata lomba yang diikuti pada event LKS
Jateng di Kota Tegal SMK Tunas Harapan Pati berhasil meraih 8 piala di ajang
Lomba Ketrampilan Siswa pada Tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan akhirnya
memastikan diri menuju ke ajang tingkat Nasional ada 4 mata lomba yang
sebelumnya lolos sebagai juara 1 pada LKS Tingkat Provinsi Jawa Tengah.
Dari 4 Mata
lomba yang menuju ke Tingkat Nasional antara lain :
1. Jaringan Komputer / Networking Support ( Juara 1 ) – Kompetensi Keahlian TKJ ( TI )
2. Welding (Las) – Kompetensi Keahlian Las ( Juara 1 )
3. Animation (Film Kartun) – Jurusan Animasi ( Juara 1 )
4. Mobile Robotics – Kompetensi Keahlian Teknik Otomasi Industri ( Juara 1 )
Read the rest of this entry »
Posted in berita | Tagged: lks | Leave a Comment »
Posted by AGPAI on November 16, 2009
Adanya radikalisme Islam dikalangan umat Islam saat ini. Islam bukanlah agama kekerasan, Islam bukanlah agama yang suka menyalahkan terhadap sesama, apalagi terhadap agama yang lain. karena di zaman Rasulullah saw, nabi telah memberikan contoh-contoh keberagaman dalam pergaulan.
Di zaman sekarang ada aliran atau faham yang mengusung khilafah, salafi, yang bercelana diatas mata kaki, , suka menyalahkan orang Islam dalam beribadah, membid’ahkan, dan lain sebagainya. Agama Islam bukan seperti itu, oleh karena itu, guru-guru pendidikan agama Islam wajib mengontrol anak-anak/ muridnya, dan kepsek harus memberikan contoh dalam hal menyuruh anak-anak yang muslim untuk sholat berjamah.
Umat Islam harus memiliki mental psychologi of the winner, bukan psychologi pecundang, umat Islam harus bisa mengatasi masalahnya sendiri,permasalahannya, umat Islam itu tidak konsisten, tidak toleran, tidak bisa memberikan contoh, misal, buang sampah sembarangan. Jadi, guru pendidikan agama Islam mempunyai peranan yang sangat penting, masjid/musholla sekolah harus di pegang oleh guru agama Islam. Banyak contoh, rohis-rohis di sekolah negeri di pengaruhi faham-faham di atas tadi.
foto foto berikutnya…. Read the rest of this entry »
Posted in berita | Tagged: misa, semiloka, syauqi | Leave a Comment »